Pagi disambut hujan lebat
jangan tanya dingin atau tidak
pukul setengah lima lewat
bulu kaki pun menggigil tegak
Azan datang terlambat
atau mungkin telingaku yang pekak
seperti lobangnya tutup disumbat
deru rinai menderas lalu lebat
Ah itu sih akunya saja yang pemalas.
0 comments:
Post a Comment